Spirit Pancasila, Spirit Kolaborasi

Artikel Populer

Kopiah.co – “Bagimu Negeri. Jiwa Raga Kami. Indonesia is the most beautiful land in the universe. The land where we were born. The nation where we grew up. So many colours that lived together in peace. With a million timeless treasures. With an abundance of natural wealth. Indonesia is not just wonderful. Indonesia is a wonderland.”

Itulah lirik pembuka dari lagu yang dipersembahkan oleh Alffy Rev, Wonderland Indonesia, membuat orang yang menontonnya merasa kagum dan takjub. Saat ini, lagu yang dinyanyikan oleh Novia Bachmid itu sudah 35 juta kali ditonton di kanal youtube milik Alffy Rev.

Lagu tersebut menggambarkan betapa Indonesia merupakan negeri yang ajaib. Alffy Rev mengkolaborasikan antara musik, tarian, dan gambar video dengan tampilan yang sangat indah nan apik. Di dalam video tersebut terdapat juga penampilan ragam kebudayaan Indonesia mulai dari lagu daerah, pakaian adat, hingga rumah adat dari berbagai provinsi yang ada di Indonesia, sehingga menunjukkan betapa kayanya budaya Indonesia.

Menurut saya, bukan hanya keindahan saja yang disampaikan oleh video tersebut, tetapi juga makna dan nilai-nilai istimewa dari Pancasila pun menghiasi karya yang luar biasa itu. Cinta tanah air, semangat persatuan, dan spirit kolaborasi tumbuh bersama mewujudkan keharmonisan dan menciptakan kebahagiaan.

Dalam pidato 1 Juni 1945, yang saat ini kita peringati sebagai Hari Lahirnya Pancasila, Bung Karno menyampaikan bahwa jika Pancasila itu diperas menjadi satu, maka hasilnya adalah “Gotong Royong”. Atau jika kita panjangkan terjemahannya, maka spirit Pancasila itu adalah spirit kolaborasi. Makna inilah yang menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang dinamis, yang nilai-nilanya dapat dihidupkan kapan pun dan di mana pun.

Di era kemajuan teknologi digital yang ditandai dengan keterbukaan informasi saat ini, mendorong kita untuk mampu berkolaborasi dan berjejaring. Karena faktanya, di era ini internet sudah digunakan dalam berbagai aspek kehidupan, dari mulai berinteraksi, bisnis, bekerja, hingga belajar.

Misalnya, pada tahun 2021 lalu kita dikejutkan dengan berita kolaborasi antara Gojek dan Tokopedia. Hal itu dianggap menjadi kolaborasi usaha terbesar di Indonesia dan berpotensi memberikan dampak positif.

Besarnya basis konsumen, mitra, maupun penjual yang terlibat dalam aktivitas Gojek dan Tokopedia betul-betul sangat berdampak pada perekonomian di Indonesia.

Kemudian dalam pemerintahan, kolaborasi juga sangat penting dan diperlukan. Misalnya kolaborasi antar instansi dan sinergi antar program kerja yang dapat memudahkan dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Begitu pun kolaborasi pemerintah dan swasta, kolaborasi dalam kegiatan ekonomi kreatif, kolaborasi digital dalam dunia pendidikan, dan lain-lain sudah menjadi kebutuhan yang harus ditegakkan dalam menjawab tantangan zaman saat ini.

Pada tahun 2014, Pekalongan dinobatkan sebagai kota kreatif dalam kategori Cities of Crafts and Folk Art oleh UNESCO. Lalu pada tahun 2015 kota Bandung juga termasuk dalam UNESCO Creative City Network (UCCN) dalam kategori Cities of Design.

Penghargaan di atas didapatkan tak lain karena spirit kolaborasi yang dihidupkan. Di Pekalongan, Industri batik yang berjalan merupakan wujud kolaborasi antara pelaku dan komunitas yang ada, serta dari pengrajin, pelukis, supplier bahan baku, distributor, dan lain-lain yang bekerja sama. Dengan begitu, tercipta lah simbiosis mutualisme, atau saling memberikan keuntungan antara satu dengan yang lainnya.

Dewasa ini, saya juga melihat spirit kolaborasi semakin hidup. Misalnya kolaborasi dalam dunia intelektual. Di mana setiap komunitas atau NGO berkolaborasi melaksanakan sharing session, focus group discussion, dan webinar dengan mengundang para pemateri dari berbagai latar belakang pendidikan yang berbeda, baik di level nasional atau bahkan global, kemudian membahas tema-tema baru yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Realitas tersebut merupakan wujud dari spirit kolaborasi yang harus senantiasa dihidupkan. Sehingga setiap kita menjadi mudah dalam mendapatkan berbagai informasi, wawasan, dan ilmu pengetahuan dari banyak pandangan serta berbagai kacamata yang berbeda. Lagi-lagi semua itu merupakan buah dari spirit kolaborasi.

Oleh karena itu, dalam menyambut realitas tersebut, kemampuan kolaborasi menjadi sangat penting kita miliki. Bukan lagi berkompetisi, tetapi seyogianya kita berkolaborasi, bersatu untuk lebih sukses bersama-sama. Saling mendukung dan melengkapi untuk menghasilkan lebih banyak hal-hal yang positif.

Maka jelas-jelaslah bahwa spirit Pancasila, yaitu spirit kolaborasi menjadi relevan, tak terbatas ruang dan waktu. Dengan begitu, Pancasila juga dapat dilihat dalam perbuatan yang lebih kekinian. Karena Pancasila tidak boleh dijadikan sebagai jargon semata, tetapi harus menjadi living ideology sekaligus working ideology.

Selain itu, dalam menjaga persatuan dan menciptakan keharmonisan, setiap kita pun harus menjadi agen perdamaian yang dapat menyampaikan nilai-nilai cinta dan kasih sayang di era sosial media ini. Pun dapat mewarnai berbagai platform dengan narasi-narasi kemanusiaan dan mendorong terciptanya keadilan.

Hal tersebut tentunya menjadi bagian dari peran kita dalam mengisi kemerdekaan Indonesia. “Di dalam Indonesia merdeka itu perjuangan kita harus berjalan terus.” tegas Bung Karno dalam pidatonya pada 1 Juni 1945 silam.

Ia pun melanjutkan, “Nanti kita bersama-sama, sebagai bangsa yang bersatu padu, berjuang terus menyelenggarakan apa yang kita cita-citakan di dalam Pancasila”.

Apa yang disampaikan oleh Bung Karno di atas menjadi pijakkan bagi kita agar senantiasa menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap detak dan detik kehidupan. Karena sesungguhnya Pancasila merupakan weltanschauung yang hidup dalam setiap tekad, sikap, perilaku, dan tindakan bangsa Indonesia.

Terakhir, bahwa Pancasila merupakan kristalisasi nilai-nilai luhur bangsa Indonesia yang menjadi jembatan emas dalam menyongsong masa depan yang cerah. Lebih dari itu, Pancasila pun menjadi spirit kita dalam membangun peradaban dunia.

Selamat memperingati Hari Lahir Pancasila. Spirit Pancasila, spirit kolaborasi yang harus kita tegakkan setiap hari.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Ilmu Kalam dan Klasifikasi Tradisi Kalam Menurut Ibnu ’Asyur

Kopiah.co - Pertikaian yang dicatat dalam khazanah kelimuan Islam, khususnya Ilmu Kalam memiliki corak unik dalam sejarah panjang perkembangannya....

Artikel Terkait