CATEGORY

Khazanah

Kartini dan Kita yang Lupa Cara Menulis

Oleh Mohammad Husnul Labieb Hari ini, ketika setiap orang dapat "bersuara" melalui media sosial, ketika konten video pendek mendominasi lanskap informasi, dan ketika kecepatan merespons...

Seperti Romawi dan Persia: Membaca Ar-Rūm di Tengah Pertarungan Iran dan Israel

Penulis: Veda Dhiyaulhaqqi Najech Lc. Alumnus universitas al-Azhar Kairo, Mesir. Ada sebuah momen dalam sejarah yang diabadikan Al-Qur'an, bukan sekadar sebagai catatan perang, melainkan pelajaran...

Memudakan Pengertian Islam

Kopiah.Co - Sebagai umat yang telah berusia empat belas abad, kita telah menemui jalan buntu. Islam dewasa ini bukanlah sebuah peradaban yang kuat, kreatif,...

Masihkah Kita Ragu untuk Bangga Menjadi Indonesia?

Kopiah.Co - "Rasanya si goblok ini harus mencoba menulis buku tentang Raja Leopold dan Kongo di bawah penjajahan Belgia sebelum berani sesumbar” kritik seorang...

Mengintelektualkan Politik: Membebaskan Nalar Kebijakan dari Kooptasi Kekuasaan

Dalam sebuah kesempatan, penulis beruntung membersamai Duta Besar RI untuk Tunisia, bapak Zuhairi Misrawi. Gus Mis, sapaan akrab terhadapNya, selalu melontarkan pembicaraan yang di...

Rahasia “Naḥnu” dalam al-Fātiḥah: Ketika Hati, Lisan, dan Jasad Bersatu dalam Salat

Penulis: Veda Dhiyaulhaqqi Najech Lc. Alumnus universitas al-Azhar Kairo, Mesir. Ada satu bacaan yang begitu akrab dalam hidup seorang Muslim hingga sering kali kita melafalkannya...

Bias Kebenaran Subjektif: Dari Sofisme Klasik Hingga Isu Gender Kontemporer

Penulis: Veda Dhiyaulhaqqi Najech Lc. Mahasiswa universitas al-Azhar Kairo, Mesir. Dalam beberapa dekade terakhir, kampanye mengenai hak-hak LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender) semakin menguat...

Revolusi Pesantren 5.0

Kopiah.Co — Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan revolusi Industri 5.0, mulai berkembang pula kebutuhan umat Islam saat ini. Keragaman kebutuhan umat saat ini...

Kartini, Keperempuanan, Adat dan Feminisme

Ibu kita Kartini Putri sejati Putri Indonesia Harum Namanya Semenjak duduk di bangku TK, saya sudah dikenalkan dengan seorang tokoh yang namanya diabadikan Wage Rudolf Supratman dalam bait-bait...

Peran Api Pemuda sebagai Mutiara Indah Bangsa

Kopiah.co - Di saat ini bangsa Indonesia sedang mengalami pasang surut dalam berbagi aspek kehidupan bernegara. di antara yang marak kita lihat sekarang yaitu...

Artikel Terbaru

Api Islam: Membedah Relevansi Pemikiran Bung Karno dalam Dialog Internasional di Tunisia

Mengapa Indonesia tetap kokoh dalam keberagaman sementara negara lain terbelah? Melalui diskusi hangat di Elkram, Tunisia, terungkap bagaimana "Api Islam" Bung Karno menjadi mesiu persatuan yang melampaui sekadar ritual. Sebuah refleksi mendalam tentang kemerdekaan, kemanusiaan, dan masa depan bangsa.