Pengurus DPLN PDI-Perjuangan Mesir Berkunjung ke Wisma Nusantara, Ketua PPMI Mesir: Saatnya Berpikir untuk Indonesia!

Artikel Populer

Nizam Noor Hadi
Nizam Noor Hadi
Mahasiswa Universitas AL-Azhar Mesir

Kopiah.co­- Pengurus Dewan Perwakilan Luar Negeri Partai Demokrasi Indoesia Perjuangan Mesir (DPLN PDI-Perjuangan Mesir) kembali menyelenggarakan agenda kunjungan. Kali ini, delegasi DPLN PDI Perjuangan Mesir berkunjung ke Wisma Nusantara, sekretariat PPMI Mesir (8/10). Kunjungan tersebut bertujuan untuk membangun silaturahmi dan konsolidasi terkait program-program DPLN PDI-Perjuangan Mesir dan PPMI Mesir.

Presiden PPMI Mesir, Ahsanul Ulil Albab menyambut hangat delegasi DPLN PDI-Perjuangan Mesir. Ia mengapresiasi terbentuknya DPLN PDI-Perjuangan Mesir sebagai wadah aktualisasi keterampilan dan potensi diri Masisir (Mahasiswa Indonesia di Mesir).

Ketua DPLN PDI-Perjuangan Mesir, Muhammad Farhan Al-Fadil menyampaikan dalam sambutannya terkait latar belakang  pembentukan DPLN dan kegiatan pokoknya. Di antaranya, DPLN PDI-Perjuangan Mesir dibentuk sebagai sarana pengembangan kualitas intelektual mahasiswa melalui aktivitas kajian-kajian literatur keagamaan dan kebangsaan.

“Alhamdulillah, DPLN PDI-Perjuangan Mesir telah memiliki website kopiah.co sebagai wadah bagi Masisir untuk menuangkan gagasan dan wacana segar lewat tulisan yang reflektif serta progresif,” ujar Farhan.

Dirinya juga menyampaikan salah satu program kajian yang tengah berjalan, yaitu kajian buku ‘Di Bawah Bendera Revolusi’ karya Sang Proklamator, Ir. Soekarno. Buku ini dipilih sebagai referensi utama Dewan Pengurus DPLN PDI-Perjuangan Mesir dalam mengkaji ide-ide nasionalis-religius ala Bung Karno.

“Harapan kami, wacana dan nilai-nilai religius-kebangsaan dapat termanifestasikan dalam kehidupan sehari-hari. Lebih konkretnya lagi sebagai bekal kita kelak saat berkiprah di Tanah Air,” pungkas Farhan.

Kemudian, Ahsan mewakili segenap jajaran DP PPMI Mesir memberikan tanggapan positif dari pemaparan Ketua DPLN PDI-Perjuangan Mesir. Ia berkomitmen, selama masa kepemimpinannya bisa memfasilitasi sekaligus berkontribusi aktif terhadap program-program yang mendukung peningkatan keterampilan dan potensi diri Masisir.

“Saatnya berpikir untuk Indonesia. Ini tugas kita sebagai mahasiswa yang harus dipupuk sejak awal. Menariknya, beberapa program pokok PPMI saat ini, ada kemiripan dalam pandangan kenegaraan dan pengembangan sumber daya manusia (SDM),” jelas pria asal Makassar ini.

Ahsan juga memaparkan tantangan dan program unggulan DP PPMI Mesir periode ini sebagai bahan diskusi bersama delegasi DPLN PDI-Perjuangan Mesir.

“PPMI selalu beritikad menjadi jembatan mahasiswa dengan mewadahi program-program pengembangan keterampilan dan potensi diri mahasiswa. Selain itu, PPMI selalu memantau kebutuhan ribuan mahasiswa saat ini, terutama masalah kesehatan dan keamanan. Semakin besar kuantitas, semakin besar tantangan kita untuk membangun sinergitas antara mahasiswa dan pemerintah dalam mengawal masalah kesehatan dan keamanan.”

Kunjungan ini berlangsung gayeng dan hangat. Masing-masing dari anggota DP PPMI Mesir dan delegasi DPLN PDI-Perjuangan Mesir saling bertukar ide dan gagasan yang mengarah pada realisasi program kerja antar dua wadah organisasi  ini. Acara pun ditutup dengan ramah-tamah dan sesi foto bersama. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Ilmu Kalam dan Klasifikasi Tradisi Kalam Menurut Ibnu ’Asyur

Kopiah.co - Pertikaian yang dicatat dalam khazanah kelimuan Islam, khususnya Ilmu Kalam memiliki corak unik dalam sejarah panjang perkembangannya....

Artikel Terkait