Tadabbur Surah Al Fatihah

Artikel Populer

Dzulfikar Ubaidillah Rois
Dzulfikar Ubaidillah Rois
Mahasiswa Universitas Al-Azhar Mesir

Kopiah.coSurah Al Fatihah merupakan surah pembuka dalam Al-Quran. Selain itu Al Fatihah juga menjadi surah yang selalu kita baca dalam ibadah shalat, baik shalat wajib maupun shalat sunnah.

Hal ini menjadi salah satu bukti dari istimewanya surah Al-Fatihah. Sebab itu, umat Muslim seluruh dunia perlu memahami kembali isi surah tersebut, apakah sudah sesuai dengan perilaku kita sehari-hari ataukah hanya dihafal dan diucap secara lisan saja?

Surah yang terdiri dari 7 ayat ini, diawali dengan menyebut nama Allah SWT (Bismillahhirrahmannirrahim) dulu sebelum menyebutkan segala sesuatu.

Di sini menunjukkan kepada  umat Islam agar senantiasa segala perbuatan atau ucapan dimulai dengan membaca bismillahirrahmanirrahim supaya berkah, dan juga membedakan dengan para penyembah berhala yang ketika memulai segala perbuatan dan ucapan dengan nama berhala berhalanya, misalnya bismillata, bismiluzza, bismihabl, dan yang lainnya.

Menurut Ibnu Jarir, Lafal “Alhamdulillah” dalam ayat kedua surah ini merupakan kalimah kesyukuran bagi seorang hamba yang ikhlas melakukan ibadah kerana  Allah SWT.

Lafal ini juga mengajarkan kepada kita agar senantiasa banyak bersyukur, karena jika kita banyak bersyukur, maka Allah SWT akan menambahkan nikmat kepada kita.

Arrahman Arrahim, Allah SWT mempunyai 99 nama yang indah (Asmaul husna) Lantas mengapa Arrahman Arrahim yang disebutkan di ayat ketiga surah tersebut?

Sifat Arrahman adalah sifat pengasih Allah SWT yang mencakup kepada semua makhluknya, sedangkan Arrahim adalah sifat penyayang Allah SWT untuk orang mukmin saja.

Makna  ayat ini mengajarkan kepada kita agar mempunyai sifat kasih sayang kepada sesama makhluk di bumi ini, karena kita hidup di dunia tidak sendirian.

Ibnu Abbas menafsirkan ayat ke 4 surah ini, “yang menguasai dihari pembalasan” Allah SWT Yang akan menjadi qadi atau hakim pada hari pembalasan kelak. Maka memintalah segala sesuatu hanya kepada Allah SWT, pemilik hari pembalasan. Jangan meminta kepada yang lainnya.

Akhir kata, dalam surah Al-Fatihah, terdapat beberapa kandungan yang mencakup tujuan dari   Al- Qur’an.

Seperti prinsip dan turunan ajaran agama yang meliputi aqidah, ibadah, syariah, keyakinan terhadap Hari Akhir, keimanan atas sifat mulia Allah, juga permohonan pertolongan melalui doa. Surah ini juga mengandung prinsip prinsip asasi semua surah di dalam Al-Quran.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Asa Nahdlatul Ulama Merawat Jagat

Menyongsong abad kedua, Nahdlatul Ulama semakin melipatgandakan amal untuk mewarnai dunia. Siapapun akan menggelengkan kepala ketika mengamati langkah ambisius...

Artikel Terkait