Kontribusi Ekonomi Kreatif

Artikel Populer

Kopiah.co – Ekonomi kreatif adalah kegiatan ekonomi yang digerakkan oleh  industri kreatif yang mengutamakan peran kekayaan intelektual. Industri kreatif sendiri digerakkan oleh wirausaha, yaitu orang yang memiliki kemampuan kreatif dan inovatif. Pariwisata dan UMKM menjadi salah satu komponen utama ekonomi kreatif. 

Menurut data kementrian koperasi dan usaha kecil pada tahun 2018. Pada tahun 2018 jumlah unit UMKM di Indonesia berjumlah 64.194.057 dan pada tahun 2019 berjulah 65.465.497, data ini menunjukkan peningkatan unit UMKM dari tahun 2018-2019 sebesar  1.271.440. dengan ini menyatakan adanya pertumbuhan sebesar 1,98% selama satu tahun tersebut. Angka ini dinilai sebagai pertumbuhan yang positif karna dengan bertambahnya unit UMKM di masyarakat, dapat menciptakan lapangan pekerjaan baru.

Pada tahun 2019 wabah covid-19 pertama kali ditemukan di kota Wuhan, Tiongkok. tingginya angka penularan virus, dibarengi dengan ketidak siapan berbagai Negara dalam menghadapi wabah ini. Menyebabkan krisis ekonomi yang bersifat multidimensional yang mana mencakup krisis kesehatan, ekonomi, bahkan politik yang bersifat global. 

Salah  satu seKtor ekonomi yang cukup terpukul adalah sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Manusia sebagai makhluk sosial, tentu memerlukan mobilitas yang cukup tinggi untuk melakukan berbagai  kegiatan sosial. Pandemi memaksa mereka menghentikan berbagai kegiatan tersebut, seperti kegiatan belajar mengajar, transaksi ekonomi dan lain sebagainya.

Masyarakat dituntut untuk bisa bertahan dari gempuran badai pandemi covid-19. Dengan keterbatasan mobilitas yang mereka miliki saat ini, peran ekonomi kreatif menjadi sangat vital untuk menciptakan ketahanan masyarakat Indonesia dalam menghadapi pandemi. Ekonomi kreatif diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi angka pengangguran  bagi masyarakat, Khususnya di Indonesia.

Dengan 17 subsektor yang dimiliki Negara tersebut, Indonesia menempati peringkat ke-3 di dunia dari segi persentasenya terhadap PDB (produk domestic bruto).  setelah Amerika dan Korea Selatan. Meski menempati posisi ketiga, Indonesia justru lebih unggul dari Amerika serikat dari segi serapan tenaga kerja pada sektor ekonomi kreatif.

Pada laman good news from Indonesia, pada 2019 sektor ekonomi kreatif Indonesia mampu menyerap hingga 17 juta tenaga kerja. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan amerika serikat yang hanya memiliki 4,7 juta pekerja pada sektor ekonomi  kreatif.

Pengembangan UMKM menjadi salah satu fokus pemerintah di masa pandemi  selain sektor pariwisata. Upaya ini diiringi dengan membantu para pelaku usaha tersebut untuk bisa bangkit dan memulihkan diri di masa pandemi dan pasca Covid-19. Berbagai pelatihan dan bimbingan dilakukan guna membangun kembali perekonomian Negara Indonesia di sektor wisata dan ekonomi kreatif.  

salah satu contoh destinasi wisata Indonesia  adalah pulau Labuan bajo di nusa tenggara timur. sejak pemerintah menutup akses kedatangan wisatawan dari manca Negara dan membatasi mobilitas masyarakat antar pulau, menjadikan pulau ini terisolasi dari para pelancong. Hal ini mendorong masyarakat setempat untuk beradaptasi dengan mengubah mata pencahariaan mereka.

Dilansir dari tribunnews.com, ada hal unik dari Labuan bajo, yaitu agustinus  seorang pegawai  di banyuwangi jawa timur yang mengubah mata pencahariaannya menjadi pedagang kopi keliling. Ia menjajakan kopi khas flores. Mulanya ia  berjualan kopi menggunakan sepeda motor, dan tempat ia menawarkan kopinya berpindah-pindah di beberapa daerah di labuan bajo.

Setelah dagangannya disambut baik oleh warga, Agus berinisiatif membuat produk kemasan untuk produk kopi yang ia miliki. berkolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif setempat, agus berhasil memasarkan produk kopinya ke berbagai daerah di Indonesia. Hal ini direspon baik oleh pemerintah dengan memberikan bantuan BEDAKAN (bedah design kuliner nusantara).

BEDAKAN sendiri adalah satu program kementrian pariwisata dan ekonomi kreatif ditujukan untuk meningkatkan value produk kuliner khas Indonesia agar menarik dan mampu bersaing di pasaran.

Mengutip dari kompas.com, Koordinator Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Manggarai Timur Efremdianto, Sabtu, (22/5/2021) mengatakan bahwa di era digital yang berkembang saat ini kita mampu menjual dan mempromosikan produk Kopi Tuk Colol-Cobo. “Semua produk harus dijual lewat media digital. Pasti banyak orang yang pesan apalagi produknya berkualitas,” jelasnya.

Kopi Tuk Colol-Cobo diolah oleh komunitas kelompok usaha bersama (KUBE). KUBe Suka Maju bisa berjejaring dengan komunitas kreatif lain di Manggarai Timur, di Pulau Flores, maupun di luar dari Pulau Flores. “Komunitas CIKO Kabupaten Manggarai Timur membantu mempromosikan produk Kopi Tuk Colol-Cobo di kanal Youtube CIKO. Era teknologi saat ini memudahkan kita untuk membangun jejaring lintas komunitas tanpa sekat,” ajaknya.

Warga manggarai timur berinisiatif  membentuk kelompok usaha di daerah mereka agar mempunyai dana yang cukup untuk usahanya. Salah satunya adalah  KUBE Suka Maju dengan produksi Kopi Tuk Colol-Cobo. Total anggota KPM ada 14 orang. Lalu 9 orang sepakat mengumpulkan uang mandiri, uang sukarela untuk membentuk Kelompok Usaha Bersama dengan nilai Rp 100.000; per orang. Jadi total dana mandiri pertama itu Rp 900.000. saat ini usaha yang mereka rintis berkembang pesat.

Terhitung ketika launching kopituk colol-cobo pada tahun 2019, kelompok usaha ini sudah memiliki modal usaha Rp.37 juta yang kemudian para anggota kelompok usaha tersebut sepakat mendirikan koperasi simpan pinjam, agar warga setempat mampu memanfaatkan dana tersebut dan digunakan sebagai modal usaha mereka.

Kontribusi ekonomi kreatif dalam merealisasikan nilai-nilai positif tentu memerlukan dukungan khusus dari pemerinta.  Merangkul dan melibatkan masyarakat menjadi sangat penting dalam memberdayakan mereka. Kolaborasi dari tiga komponen utama di atas (pedagang,  pelaku ekonomi kreatif, dan pemerintah) dapat memberikan dampak positif untuk meningkatkan UMKM di berbagai daerah di Indonesia serta menyerap angka pengangguran yang ada.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Asa Nahdlatul Ulama Merawat Jagat

Menyongsong abad kedua, Nahdlatul Ulama semakin melipatgandakan amal untuk mewarnai dunia. Siapapun akan menggelengkan kepala ketika mengamati langkah ambisius...

Artikel Terkait