Mahasiswa Indonesia di Timur Tengah Kecam Intimidasi atas Butet Kartaredjasa

Artikel Populer

Kopiah.Co – Mahasiswa Indonesia di Timur Tengah berkoordinasi dengan Butet Kartaredjasa dalam rangka memberikan dukungan atas intimidasi yang diterima oleh seniman ternama Indonesia tersebut (09/12).

Diketahui bahwa Butet Kartaredjasa diadukan ke Bareskrim Polri buntut pengakuan diintimidasi kepolisian dalam pergelaran pentas teater berjudul Musuh Bebuyutan di Taman Ismail Marzuki beberapa hari lalu.

Mulai hari ini, sambungan komunikasi kepada Butet Kartaredjasa tidak bisa diakses. “HP/WA dilumpuhkan. Mulai pagi ini akses komunikasi kepadaku sedang dilumpuhkan. Silakan yang mau kontak ke nomor rumah atau nomer bojo”, tulis Butet di akun media sosialnya.

Menanggapi peristiwa ini, beberapa Mahasiswa Indonesia di Timur Tengah melakukan koordinasi dengan Butet Kartaredjasa. Mereka mengecam intimidasi atas Butet dan menyebut bahwa praktik intimidasi tersebut mirip cara-cara orde baru.

“Kami bersama Mas Butet. Beliau orang baik yang cinta pada negaranya, Indonesia. Kami mengecam segala bentuk intimidasi dan pembungkaman. Meskipun kami belum lahir di era orde baru, tapi kami tidak ingin peristiwa tersebut terulang kembali. Sekali lagi, kami bersama mas Butet untuk kemenangan demokrasi”, ujar salah satu Mahasiswa Indonesia yang menyampaikan langsung kepada Butet via Video Call saluran WhatsApp.

Para pelajar yang sedang menimba ilmu di Timur Tengah itu juga mengajak semua generasi muda Indonesia untuk bersikap kritis.

“Kami mengajak semua anak muda untuk kritis. Apakah kalian mau cara-cara orde baru hidup kembali? Reformasi itu dibangun melalui darah dan air mata. Kita semua harus bersuara. Bukan untuk mas Butet sebetulnya, tapi untuk harkat dan martabat bangsa”, tegas salah satu Mahasiswa dukung Butet.

Di akhir perbincangan, Butet pun memberikan salam demokrasi. “Semangat terus. Salam demokrasi”, tutup Butet.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel Terbaru

Muslim Progresif : Paradigma Berpikir Omid Safi Tentang Keadilan, Gender dan Pluralisme

Oleh : Muhammad Sheva Maulaya Zuhdi, Mahasiswa Indonesia di Universitas Zaitunah Kairouan Tunisia Kopiah.Co — Di era modern yang semakin...

Artikel Terkait