Kopiah.Co — Kopiah.Co (Pusat Studi Islam dan Sukarno) berkolaborasi dengan Persatuan Pelajar Indonesia (PPI) Tunisia menggelar kegiatan 'Napak Tilas Peradaban Buku' di kota Tunis...
Kopiah.Co — Simposium Pelajar Indonesia di Timur Tengah yang mengusung tema 'Poros Global Moderasi Beragama Indonesia-Timur Tengah' menghasilkan "Piagam Tunis" (24/07/2023).
Sebagai informasi, Simposium Pelajar...
Kopiah.Co — Perhimpunan Pelajar Indonesia di Timur Tengah meluncurkan buku “Poros Global Moderasi Beragama Indonesia-Timur Tengah”. Buku ini merupakan kumpulan tulisan para mahasiswa Indonesia...
Kopiah.Co — Ketua Simposium Kawasan Perhimpunan Pelajar Indonesia Dunia Kawasan Timur Tengah dan Afrika, Ahmad Hashif Ulwan mengatakan Simposium Pelajar Indonesia di Timur Tengah...
Kopiah.Co — Kopiah.Co, Pusat Studi Islam dan Sukarno berkolaborasi dengan Pimpinan Cabang Istimewa (PCI) Muhammadiyah menggelar Peringatan Bulan Bung Karno bersama para pelajar Indonesia...
Kopiah.Co — Dalam rangka menyambut bulan Bung Karno, Kopiah.Co (Pusat Studi Islam dan Sukarno) Tunis menghadiri seminar yang bertajuk, "Habib Bourguiba : Sang Pendiri"...
Paduka tuan Ketua yang mulia!
Sesudah tiga hari berturut-turut anggota-anggota Dokuritu Zyunbi Tyoosakai mengeluarkan pendapat-pendapatnya, maka sekarang saya mendapat kehormatan dari Paduka tuan Ketua yang...
Kopiah.Co — Dalam rangka memeriahkan Pameran Buku Internasional Tunis, Kopiah.Co menggelar kegiatan berbuku buku bersama mahasiswa Indonesia di Tunisia. Pameran Buku Internasional yang digelar...
Kopiah.Co — Berilmu dan memiliki kecakapan dalam memimpin menjadi karakter utama yang harus dipenuhi oleh setiap pemimpin. Ibnu Khaldun, Bapak Sosiologi Dunia dalam magnum...
Oleh: Salsadilla Musrianti H.
Saat sebelum menginjakkan kaki ke Mesir, saya pikir kehidupan mahasiswa di sana hanya sebatas kuliah dan mengaji. Namun ternyata, setelah hampir...
Mengapa Indonesia tetap kokoh dalam keberagaman sementara negara lain terbelah? Melalui diskusi hangat di Elkram, Tunisia, terungkap bagaimana "Api Islam" Bung Karno menjadi mesiu persatuan yang melampaui sekadar ritual. Sebuah refleksi mendalam tentang kemerdekaan, kemanusiaan, dan masa depan bangsa.